fbpx
Beranda » Artikel » Alasan Nastar menjadi Kue Lebaran

Alasan Nastar menjadi Kue Lebaran

Diposting pada 18 March 2022 oleh Kampung Kaleng | Dilihat: 103 kali | Kategori:

Mendengar kata kue kering lebaran, apa yang langsung terlintas dalam pikiran kamu. Selain kue kastangel dan puteri salju, ada kue nastar yang tak boleh luput dari daftar kue kering lebaran. Kue yang memiliki rasa manis ini asalnya bukanlah dari Indonesia melainkan dari Belanda. Nama nastar berasal dari bahasa Belanda “nanas” dan “tart” yang kemudian penggunaannya digabung alias disingkat menjadi satu hingga menjadi nastar. Kue kering ini konon tercipta pada zaman penjajahan Belanda karena terinspirasi dari kue pie.

Pada masa itu, kue pie sangat terkenal di negara-negara Barat sehingga orang-orang Belanda yang tinggal di Indonesia sering membuatnya. Kue pie yang aslinya terbuat dari campuran tepung terigu, mentega, gula, dan telur ini biasanya diberi topping aneka selai yang terbuat dari buah-buahan seperti strawberry, blueberry, atau apel. Berhubung di Indonesia ketiga buah tersebut sangat sulit ditemukan, maka orang-orang Belanda memutuskan untuk menggantinya dengan buah nanas karena selain buah nanas sangat mudah ditemukan di Indonesia, buah ini juga memiliki harga yang sangat murah dan punya cita rasa asam manis yang cocok untuk selai buah.

Kue pie yang menggunakan selai nanas ini kemudian dimodifikasi bentuknya menjadi bulatan kecil agar lebih mudah disantap. Selai nanas yang tadinya dijadikan topping lalu dijadikan sebagai isian. Untuk menambah aromanya agar lebih wangi, pada bagian atas diberi cengkeh yang pada masa itu sangat melimpah di Indonesia. Berhubung harga rempah-rempah seperti cengkeh sangat mahal di dunia, maka jadilah kue pie bulat yang diatasnya diberi cengkeh tersebut menjadi kue kering yang hanya bisa disantap oleh kalangan bangsawan saja. Lambat laun kue pie isi selai nanas yang sudah berganti nama menjadi kue nastar ini akhirnya bisa dinikmati oleh semua kalangan semenjak merdekanya Indonesia.

 

Tidak diketahui secara pasti sejak kapan kue nastar ini selalu muncul saat lebaran. Tapi pastinya kue ini tetap hits karena bahan-bahan yang digunakan tidaklah semahal kue kastangel. Apalagi harga buah nanas tergolong sangat murah di Indonesia karena mudah tumbuh sehingga banyak dibudidayakan. Ditambah lagi, kue nastar memiliki cita rasa yang manis sehingga disukai banyak kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Seiring dengan perkembangan zaman, kue nastar telah mengalami banyak modifikasi, kamu bisa menemukan kue nastar keju, nastar durian, hingga nastar cokelat.

 

Nah, itulah sekian informasi alasan nastar menjadi  kue lebaran. Saat lebaran juga banyak kue kering selain nastar seperti kastengel, putri salju, lidah kucing dll. Nah sebenarnya kenapa si kue kering selalu ada saat lebaran tiba yuk simak berikut ini :

 

 

Kue Kering Sebagai Simbol Perayaan

Ada begitu banyak jenis kue kering, namun yang paling sering dihidangkan saat lebaran ialah nastar dan kastengel. Kedua kue kering ini dibawa masuk oleh orang-orang Belanda yang selalu membuatnya di setiap momen perayaan.

 

Kebiasaan ini pun menjadi tradisi yang melekat di masyarakat dan kini kue kering jadi suguhan wajib, bukan hanya saat lebaran, tapi juga perayaan lainnya baik Natal maupun Tahun Baru.

Mempererat Silaturahmi

Lebaran merupakan momen hangat yang kerap dihabiskan bersama keluarga atau kerabat yang jarang ditemui. Itu mengapa banyak individu menyajikan berbagai hidangan, salah satunya kue kering untuk menjamu para tamu yang datang untuk bersilaturahmi.

 

Seorang sejarawan kuliner Universitas Padjadjaran, Fadly Rahman pernah mengungkapkan kalau budaya menyajikan aneka hidangan ini dimulai di awal abad ke-20.

 

Saat hari lebaran, orang Eropa akan memberikan kue kering pada pribumi yang merayakan, sebaliknya di hari Natal warga pribumi akan mengirimkan makanan pada orang-orang keturunan Eropa.

 

Kue Kering Awet dalam Waktu Lama

Banyak yang bertanya-tanya bagaimana awal mula kue kering kerap dihidangkan saat lebaran. Awalnya, kue kering hanya boleh dinikmati oleh para bangsawan dan baru menyebar ke seluruh dunia lewat pedagang muslim.

Baru di abad ke-14, kudapan lezat ini boleh disantap oleh rakyat biasa dan sering dijadikan bekal saat bepergian karena cukup awet disimpan dalam waktu lama.

Alasan ini yang mungkin mendorong banyak individu untuk menyediakan kue kering sebagai salah satu kudapan wajib dalam menjamu para tamu. Dapat disimpan cukup lama di wadah kedap udara, kue kering jadi pilihan kudapan praktis dan hemat biaya.

 

Menghadirkan Kehangatan di Rumah

Adanya kue kering di rumah membuat suasana terasa lebih hangat. Terlebih lagi proses membuat kue dijamin menghadirkan kehangatan tersendiri di antara anggota keluarga.

Belum lagi ketika mencicipinya bersama dengan keluarga besar saat hari Lebaran tiba.

 

 

Untuk kamu yang membutuhkan perlengkapan baking dan peralatan dapur kampungkaleng tersedia berbagai macam peralatan dapur juga baking.

 

Jangan Lupa kunjungi marketplace kami langsung klik di bawah ini

 

WEBSITE:

Website: www.kampungkaleng.com

Email: admin@kampungkaleng.com

Instagram: @kampungkaleng

Facebook: Kampung Kaleng

 

Bagikan

Alasan Nastar menjadi Kue Lebaran | Kampung Kaleng

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office:

Jl RE. Sulaeman. Kamurang RT 02/07 No. 5 Puspasari Citeureup Bogor 16810

Pelayanan Konsumen:

  • Senin – Jum’at
  • Pukul 08.00 – 16.00 WIB
  • Hari Sabtu
  • Pukul 08.00 – 12.00 WIB

Customer Service:

Telepon dan Whatsapp:

Telkom: 021-87945717

Telkomsel: 0813 – 9266 – 0009

Indosat: 0815 – 902 – 9109

XL Axiata: 0878 – 8488 – 8909

Website:

Website: www.kampungkaleng.com

Email: admin@kampungkaleng.com

Instagram: @kampungkaleng

Facebook: Kampung Kaleng

Chat via Whatsapp
Nila
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Nila
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja