fbpx
Beranda » Artikel » Kue Semprong; Si Gurih Manis dari Eropa

Kue Semprong; Si Gurih Manis dari Eropa

Diposting pada 10 August 2018 oleh admin | Dilihat: 1.109 kali | Kategori:

Kue semprong adalah makanan kue kering yang berasal dari Indonesia. Kue ini berbentuk selinder atau panjang seperti pipa dengan rasa yang khas dan unik. Kue semprong juga hadir dalam bentuk lain, seperti bentuk segitiga dan persegi panjang. Rasa kue ini tidak terlalu manis dan akan renyah dan gurih ketika digigit.

Tak banyak yang mengetahui bahwa Kue Semprong merupakan camilan hasil perpaduan kuliner Indonesia dan Eropa.

Berdasarkan penelusuran sejarah, semprong sangat mirip dengan krumkake, camilan khas Skandinavia yang dibawa oleh bangsa Portugis dan Belanda ketika datang ke nusantara.

Tampilan, motif cetakan, dan cara membuat semprong memang serupa dengan krumkake.

 

Meski demikian, bahan dasar pembuatan semprong jauh berbeda karena dimodifikasi agar sesuai dengan bahan dasar yang terdapat di nusantara, serta disesuaikan pula dengan lidah orang setempat.

Jika krumkake menggunakan tepung gandum, milk butter dan shortening, milk cream, gula, vanila, dan cardamom (kapulaga), semprong berbahan dasar tepung-tepung yang umum digunakan oleh daerah setempat.

Komposisi umum semprong adalah tepung beras, telur, gula, santan, dan kayu manis.

Karena rasanya yang manis dan bertekstur renyah, semprong merupakan salah satu kudapan kering favorit di Indonesia.

Hingga saat ini, semprong masih banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia dengan keunikan namanya masing-masing; mulai dari dampit (Sunda), japit gulung (Lamongan), kue seupet (Aceh), kue sapik (Minang),  juwada gulung (Sumatera Selatan), kasippi (Sulawesi), curuti (Gorontalo), kue gulung (Minahasa), dan masih banyak lagi.

Nama-nama ini merujuk pada bentuk semprong yang umumnya memang berbentuk seperti pipa, meskipun juga ada varian bentuk lainnya, seperti dibiarkan bulat menyerupai cetakan atau dibentuk seperti kipas atau seperti kue dadar.

Di Indonesia, semprong memiliki varian rasa yang juga kaya karena bahan dasar tepungnya bermacam-macam.

Selain tepung beras, ada sejumlah daerah yang menggunakan tapioka, umbi-umbian, bahkan tepung sagu; ada juga yang memberi tambahan wijen maupun kacang tanah cincang untuk menambah rasa gurih.

Sampai saat ini, kue semprong masih dibuat secara tradisional dengan cetakan manual yang terbuat dari besi dengan gagang yang panjang.

Bagian ujungnya memiliki dua lapisan pipih selebar kurang lebih 20 cm dan terdapat motif yang telah diukir. Ketika adonan dicetak, motif ini akan melekat sehingga kue menjadi indah dengan ukiran-ukiran motif tersebut.

Setelah cetakan panas, barulah diberi sesendok adonan lalu dijepitlah dengan kedua lapisan pipih.

Setelah masak, dalam kondisi panas adonan diambil lalu dibentuk sesuai selera. Kecekatan saat membentuk semprong sangat diperlukan, karena jika adonan sudah dingin, semprong tidak bisa dibentuk lagi.

Cara menyajikan semprong juga sangat beragam di Indonesia, meski pengaruh Eropa cukup tampak dalam setiap penyajiannya.

Jangan lupa, kalo mau bikin kue smprong, Kampung Kaleng juga menyediakan cetakannya koq, tinggal order saja. Mudah dan praktis, tinggal terima di rumah, hehe

Bagikan

Kue Semprong; Si Gurih Manis dari Eropa | Kampung Kaleng

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office:

Jl RE. Sulaeman. Kamurang RT 02/07 No. 5 Puspasari Citeureup Bogor 16810

Pelayanan Konsumen:

  • Senin – Jum’at
  • Pukul 08.00 – 16.00 WIB
  • Hari Sabtu
  • Pukul 08.00 – 12.00 WIB

Customer Service:

Telepon dan Whatsapp:

Telkom: 021-87945717

Telkomsel: 0813 – 9266 – 0009

Indosat: 0815 – 902 – 9109

XL Axiata: 0878 – 8488 – 8909

Website:

Website: www.kampungkaleng.com

Email: admin@kampungkaleng.com

Instagram: @kampungkaleng

Facebook: Kampung Kaleng

Chat via Whatsapp
Nila
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Nila
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja