fbpx
Beranda » Artikel » Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia!

Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia!

Diposting pada 25 May 2019 oleh admin | Dilihat: 396 kali | Kategori:

Apa kue yang tersaji saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran di rumahmu? Pasti tak jauh dari kue-kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju, dengan berbagai variannya. Penyajian kue-kue kering memang identik dengan Lebaran di dalam masyarakat Indonesia.

Namun, menurut Fadly Rahman, seorang sejarawan yang khusus mengamati bidang kuliner, mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Penyajian kue kering sebagai hidangan Lebaran sebenarnya tidak dikenal di masyarakat Indonesia tempo dulu. Mereka menyajikan kue-kue yang berbeda.

“Kue-kue kering baru dikenal masyarakat kita di era kolonial Belanda,” ujar Fadly. Lalu, penganan seperti apa yang disajikan masyarakat kita saat Lebaran, sebelum kue-kue kering diperkenalkan. “Ya seperti kudapan-kudapan daerah yang sudah kita kenal, seperti  opak, apem, rengginang,” ujar Fadly.

Pengajar Program Studi Sejarah di Universitas Padjajaran ini menambahkan, kue-kue kering pertama kali diproduksi di Indonesia oleh orang Belanda.”Bagaimana prosesnya bisa menjadi hidangan Lebaran, itu tidak bisa dilepaskan dari interaksi sosial budaya masyarakat bumiputera, masyarakat Islam Indonesia, dengan orang-orang Eropa,” ujar Fadly.

Pada masa abad ke-19 hingga abad ke-20, pengaruh budaya Eropa dalam hal kuliner banyak diserap oleh masyarakat Indonesia. Di antaranya aneka kue kering itu. “Dari namanya itu sudah jelas kalau bukan nama Indonesia,” ujar Fadly.

Sejak saat itulah, sebagian masyarakat Indonesia mulai terpengaruh budaya kuliner Belanda dan mengalami perubahan selera. Bahkan, menyajikan kue-kue kering di hari Lebaran juga dapat menunjukkan derajat sosial seseorang.

Saat itu, masyarakat Indonesia menengah ke atas sudah tak mau lagi menyajikan makanan-makanan tradisional yang terbuat dari sagu, tepung beras, tepung ketan, dan lain sebagainya.

“Masyarakat Indonesia mulai merasa kue tradisional itu tidak awet, sedangkan kue-kue kering bisa disajikan berhari-hari, berminggu-minggu akan tetap awet, termasuk dalam momen Lebaran,” ujar Fadly. Meski demikian, saat ini tak hanya masyarakat menengah ke atas saja yang dapat menyajikan kue kering saat Lebaran. Harganya yang terjangkau dan alat produksinya yang semakin mudah ditemui membuat sajian ini dapat dinikmati siapa saja.

Bagikan

Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia! | Kampung Kaleng

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office:

Jl RE. Sulaeman. Kamurang RT 02/07 No. 5 Puspasari Citeureup Bogor 16810

Pelayanan Konsumen:

  • Senin – Jum’at
  • Pukul 08.00 – 16.00 WIB
  • Hari Sabtu
  • Pukul 08.00 – 12.00 WIB

Customer Service:

Telepon dan Whatsapp:

Telkom: 021-87945717

Telkomsel: 0813 – 9266 – 0009

Indosat: 0815 – 902 – 9109

XL Axiata: 0878 – 8488 – 8909

Website:

Website: www.kampungkaleng.com

Email: admin@kampungkaleng.com

Instagram: @kampungkaleng

Facebook: Kampung Kaleng

Chat via Whatsapp
Nila
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Nila
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja