Jenis – Jenis Loyang Kue, Sudah Tau Belum?
Loyang kue adalah salah satu peralatan paling penting dalam dunia baking. Pemilihan loyang yang tepat dapat sangat mempengaruhi hasil akhir dari kue atau roti yang Anda panggang. Meskipun kelihatannya sederhana, namun ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan saat memilih loyang kue, termasuk jenis bahan, ukuran, dan bentuknya. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang berbagai jenis loyang kue, kelebihan dan kekurangannya, serta tips dalam memilih loyang yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kampung Kaleng sebagai salah satu produsen loyang dan cetakan kue membagi jenis loyang berdasarkan bentuknya, yaitu;
Loyang Bundar
-
- Fungsi: Loyang bundar adalah jenis loyang yang paling umum digunakan. Cocok untuk membuat berbagai jenis kue, seperti bolu, sponge cake, cheesecake, dan lain sebagainya.
- Ukuran: Loyang bundar tersedia dalam berbagai ukuran, dari yang kecil untuk membuat kue individual hingga yang besar untuk membuat kue untuk pesta.
- Keunggulan: Bentuknya yang sederhana membuatnya mudah digunakan dan dibersihkan.
Loyang Kotak
-
- Fungsi: Loyang kotak sering digunakan untuk membuat kue lapis, brownies, atau kue yang membutuhkan bentuk persegi.
- Ukuran: Loyang kotak juga tersedia dalam berbagai ukuran, dari yang kecil hingga yang besar.
- Keunggulan: Bentuknya yang persegi membuatnya cocok untuk kue yang membutuhkan potongan yang seragam.
Loyang Tulban
-
- Fungsi: Loyang tulban memiliki bentuk yang unik, menyerupai sebuah tulban. Cocok untuk membuat kue ulang tahun atau kue yang membutuhkan bentuk yang menarik.
- Keunggulan: Bentuknya yang unik memberikan tampilan yang menarik pada kue.
Loyang Muffin
-
- Fungsi: Loyang muffin digunakan untuk membuat muffin atau cupcake dalam jumlah banyak.
- Ukuran: Loyang muffin biasanya memiliki 12 atau 24 cup.
- Keunggulan: Mudah digunakan untuk membuat kue-kue kecil dalam jumlah banyak.
Loyang Loaf
-
- Fungsi: Loyang loaf memiliki bentuk yang memanjang, cocok untuk membuat roti atau kue yang padat.
- Keunggulan: Bentuknya yang memanjang memberikan tampilan yang unik pada kue.
Loyang Khusus Lain
-
- Loyang Springform: Loyang ini memiliki dasar yang dapat dilepas, sehingga mudah untuk mengeluarkan kue dari loyang.
- Loyang Silicone: Loyang ini terbuat dari bahan silikon yang fleksibel, sehingga mudah untuk mengeluarkan kue dan membersihkannya.
- Loyang Tart: Loyang ini memiliki pinggiran yang rendah, cocok untuk membuat tart atau pie.
Dengan memahami berbagai jenis loyang kue yang tersedia, Anda dapat memilih loyang yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan jenis kue yang ingin Anda buat.
Berikut ini perbedaan antara galvalum, aluminium, dan stainless steel ketika dibuat menjadi loyang kue, dilihat dari aspek bahan, kelebihan, kekurangan, serta pengaruhnya terhadap hasil panggangan:
1. Galvalum
Galvalum merupakan bahan campuran dari seng, aluminium, dan silikon, yang dikenal karena kekuatan dan ketahanan korosinya.
Kelebihan:
- Tahan Korosi: Karena lapisan aluminiumnya, galvalum lebih tahan terhadap karat dan korosi dibandingkan seng biasa, sehingga loyang dari galvalum lebih tahan lama, terutama jika sering digunakan dalam kondisi lembap.
- Kuat dan Tahan Lama: Galvalum cukup kuat dan tidak mudah penyok, membuatnya ideal untuk loyang yang digunakan dalam proses panggangan yang membutuhkan daya tahan tinggi.
- Distribusi Panas yang Baik: Galvalum memiliki sifat konduktivitas panas yang baik, meskipun tidak seefektif aluminium atau stainless steel. Ini membantu dalam pemanasan yang cukup merata selama proses memanggang.
Kekurangan:
- Berat: Loyang galvalum cenderung lebih berat dibandingkan aluminium, yang bisa membuatnya kurang nyaman untuk digunakan sehari-hari.
- Tidak Terlalu Non-stick: Loyang galvalum tidak memiliki sifat non-stick alami, sehingga memerlukan lapisan tambahan seperti minyak atau kertas roti untuk mencegah adonan lengket.
Pengaruh terhadap Hasil Panggangan:
Loyang galvalum dapat menghasilkan panggangan yang merata, tetapi karena sifatnya yang lebih berat, pemanasan mungkin sedikit lebih lambat. Namun, panas yang stabil bisa menghasilkan kue dengan tekstur yang baik.
2. Aluminium
Aluminium adalah bahan yang sangat populer dalam pembuatan loyang kue karena sifatnya yang ringan dan cepat dalam menghantarkan panas.
Kelebihan:
- Ringan: Loyang aluminium sangat ringan, sehingga mudah digunakan dan dipindahkan, terutama dalam dapur dengan aktivitas tinggi.
- Konduktivitas Panas yang Tinggi: Aluminium memiliki kemampuan untuk menghantarkan panas dengan sangat baik, yang menghasilkan distribusi panas yang merata selama proses memanggang. Ini penting untuk menghasilkan kue yang matang sempurna dan merata.
- Biaya Terjangkau: Loyang aluminium biasanya lebih murah dibandingkan stainless steel atau galvalum, sehingga cocok untuk penggunaan rumah tangga maupun skala industri.
Kekurangan:
- Mudah Tergores dan Terdeformasi: Aluminium lebih lembut daripada galvalum dan stainless steel, sehingga lebih rentan terhadap goresan atau penyok.
- Reaksi Terhadap Bahan Asam: Aluminium dapat bereaksi dengan bahan-bahan makanan yang asam, seperti tomat atau lemon, yang bisa memengaruhi rasa dan warna kue, serta bisa menyebabkan perubahan warna pada loyang.
- Tidak Tahan Lama: Dibandingkan galvalum dan stainless steel, aluminium lebih cepat rusak jika tidak dirawat dengan baik, terutama jika sering terkena kelembapan.

Bahan Baku Stainless Steel – Kampung Kaleng
Pengaruh terhadap Hasil Panggangan:
Karena sifatnya yang menghantarkan panas dengan cepat, loyang aluminium dapat menghasilkan kue yang dipanggang dengan sempurna, baik dari segi tekstur maupun warna. Namun, karena cepat panas, kue juga bisa cepat gosong jika tidak diawasi.
3. Stainless Steel
Stainless steel adalah bahan yang tahan karat dan sangat kuat, serta memiliki banyak aplikasi dalam peralatan dapur, termasuk loyang.
Kelebihan:
- Tahan Lama dan Anti Karat: Loyang stainless steel sangat tahan lama dan tidak akan berkarat, bahkan dengan penggunaan yang sering dan berulang. Ini adalah pilihan terbaik untuk dapur profesional yang membutuhkan peralatan tahan lama.
- Tidak Bereaksi dengan Makanan: Stainless steel tidak bereaksi dengan bahan makanan, termasuk bahan yang bersifat asam, sehingga loyang ini aman digunakan untuk memanggang kue dengan bahan-bahan beragam tanpa mengubah rasa.
- Mudah Dibersihkan: Permukaan stainless steel relatif mudah dibersihkan dan tahan terhadap noda, sehingga perawatannya cukup sederhana.
Kekurangan:
- Konduktivitas Panas Rendah: Stainless steel tidak menghantarkan panas sebaik aluminium, sehingga pemanasan bisa lebih lambat dan tidak merata. Ini dapat mempengaruhi hasil panggangan jika tidak diperhatikan dengan baik.
- Berat: Loyang stainless steel lebih berat daripada aluminium, membuatnya kurang nyaman jika sering dipindahkan.
- Harga Lebih Mahal: Harga loyang stainless steel biasanya lebih mahal dibandingkan aluminium dan galvalum, tetapi ini sebanding dengan daya tahan dan kualitasnya.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Loyang Kue
Setelah mengetahui berbagai jenis loyang dan bahan pembuatnya, mari kita bahas faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat memilih loyang kue:
Ukuran Loyang
- Sesuaikan dengan resep: Setiap resep biasanya memiliki ukuran loyang yang disarankan. Jika Anda menggunakan loyang dengan ukuran yang berbeda, hasil akhir kue bisa berbeda.
- Jumlah kue: Tentukan berapa banyak kue yang ingin Anda buat. Pilih ukuran loyang yang sesuai dengan jumlah kue yang diinginkan.
Kedalaman Loyang
- Pengaruh terhadap tekstur: Loyang yang lebih dalam akan menghasilkan kue yang lebih padat dan lembap, sedangkan loyang yang lebih dangkal akan menghasilkan kue yang lebih ringan dan bertekstur lembut.
- Jenis kue: Sesuaikan kedalaman loyang dengan jenis kue yang akan dibuat. Misalnya, untuk membuat chiffon cake, sebaiknya menggunakan loyang yang tinggi dan berdiameter kecil.
Bahan Loyang
- Ketahanan panas: Pilih bahan loyang yang tahan terhadap suhu tinggi, terutama jika Anda sering memanggang kue pada suhu tinggi.
- Kemudahan perawatan: Pertimbangkan seberapa mudah loyang dibersihkan dan dirawat.
- Harga: Sesuaikan harga loyang dengan budget Anda dan frekuensi penggunaan.
Kualitas Loyang
- Permukaan yang rata: Loyang yang berkualitas memiliki permukaan yang rata dan halus, sehingga adonan dapat menyebar merata.
- Ketebalan bahan: Loyang yang tebal lebih tahan lama dan dapat menghantarkan panas secara merata.
- Merek: Pilih loyang dari merek yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.
Harga
- Sesuaikan dengan budget: Harga loyang kue bervariasi tergantung pada bahan, ukuran, dan merek. Pilih loyang yang sesuai dengan budget Anda.
- Investasi jangka panjang: Membeli loyang berkualitas meskipun harganya lebih mahal adalah investasi jangka panjang karena loyang tersebut akan lebih tahan lama dan memberikan hasil yang lebih baik.

Loyang Roti – Kampung Kaleng
Tips Merawat Loyang Kue Agar Awet
Agar loyang kue Anda dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, berikut beberapa tips merawatnya:
- Membersihkan setelah digunakan: Segera cuci loyang setelah digunakan untuk menghindari sisa makanan yang menempel dan menyebabkan bau tidak sedap.
- Gunakan deterjen yang lembut: Hindari menggunakan scrub atau deterjen yang abrasif karena dapat merusak permukaan loyang.
- Keringkan dengan sempurna: Pastikan loyang benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah timbulnya karat.
- Hindari menyimpan dengan tumpukan: Simpan loyang secara terpisah untuk menghindari goresan.
- Lumuri dengan minyak sebelum digunakan: Melumuri loyang dengan sedikit minyak sebelum digunakan dapat mencegah kue lengket.
Memilih Loyang Kue untuk Kebutuhan Spesifik
Pemilihan loyang kue tidak hanya bergantung pada jenis kue yang ingin dibuat, tetapi juga pada tingkat pengalaman dan kebutuhan pengguna.
Untuk Pemula
- Loyang dengan lapisan anti lengket: Loyang dengan lapisan anti lengket seperti teflon atau silikon sangat cocok untuk pemula karena memudahkan proses pelepasan kue dari loyang.
- Set loyang dasar: Membeli set loyang yang terdiri dari loyang bundar, kotak, dan muffin adalah pilihan yang baik untuk memulai. Set ini akan memungkinkan Anda untuk mencoba berbagai jenis resep.
- Loyang dengan ukuran standar: Pilih loyang dengan ukuran standar agar lebih mudah menemukan resep yang sesuai.
Untuk Baker Profesional
- Loyang berkualitas tinggi: Baker profesional biasanya memilih loyang dengan kualitas tinggi yang terbuat dari bahan yang tahan lama dan dapat menghantarkan panas secara merata.
- Berbagai ukuran dan bentuk: Baker profesional sering membutuhkan berbagai ukuran dan bentuk loyang untuk membuat kue-kue yang lebih kompleks.
- Loyang khusus: Loyang khusus seperti loyang springform, loyang tart, atau loyang baguette mungkin diperlukan untuk membuat kue-kue tertentu.
Untuk Pengguna Rumahan
- Loyang serbaguna: Pilih loyang yang dapat digunakan untuk berbagai jenis kue.
- Mudah dibersihkan: Pertimbangkan loyang yang mudah dibersihkan dan disimpan.
- Harga terjangkau: Pilih loyang dengan harga yang sesuai dengan budget Anda.
Pemilihan loyang kue yang tepat adalah investasi yang penting untuk menghasilkan kue yang berkualitas. Kampung Kaleng sebagai produsen loyang bisa memberikan anda preferensi yang lengkap bila anda ingin membuat loyang yang sesuai dengan kebutuhan.
Toko bahan kue, Supplier bahan kue, Bahan kue terlengkap, Harga bahan kue grosir, Distributor bahan kue, Perlengkapan toko bahan kue, Jenis bahan kue berkualitas, Tempat beli bahan kue, Bahan kue murah, Resep kue dan bahan kue, Bahan kue premium, Cara mengelola toko bahan kue, Tips sukses toko bahan kue, Keuntungan bisnis bahan kue, Cara memilih supplier bahan kue, Perlengkapan baking lengkap, Tren bahan kue terbaru, Pengembangan usaha toko bahan kue, Strategi pemasaran toko bahan kue, Loyang dan peralatan kue terbaik
Tags: kampungkaleng, loyangkue, membuatloyangkue, memilihloyangkue
Jenis – Jenis Loyang Kue, Sudah Tau Belum?
Kue talam adalah salah satu jenis makanan camilan tradisional Indonesia jadi mudah ditemukan di mana-mana di semua daerah Indonesia. Di... selengkapnya
Serabi merupakan makanan tradisional khas Indonesia. Serabi dibuat dengan tiga bahan yakni tepung beras, santan, dan gula. Seiring berjalannya waktu,... selengkapnya
Kue tidak hanya dinikmati karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena tampilannya yang menggugah selera. Menjelang bulan puasa dan Idul Fitri,... selengkapnya
Lomba Estafet Tepung: Serunya Kompetisi Kreatif untuk Semua Kalangan Lomba estafet tepung adalah salah satu permainan yang telah lama menjadi... selengkapnya
Sejarah roti di Indonesia memiliki akar yang panjang, walaupun roti tidak selalu menjadi makanan utama dalam budaya kuliner Indonesia. Roti... selengkapnya
Telur merupakan salah satu bahan makanan yang tidak tergantikan di banyak dapur rumah tangga, restoran, hingga industri makanan. Namun, tahukah... selengkapnya
Perayaan Tahun Baru Imlek memiliki sejarah yang kaya dan panjang, yang bermula dari tradisi kuno di Tiongkok. Berikut adalah ringkasan... selengkapnya
Selain kaya obyek wisata alam, wisata kuliner NTT juga tak kalah menarik. Salah satunya adalah kue tradisional Jawada, jajanan khas... selengkapnya
Toko kue atau bakery adalah jenis bisnis yang khusus menyediakan berbagai macam roti, kue, dan produk roti lainnya. Ini adalah... selengkapnya
Roti bantal, juga dikenal dengan sebutan “pillow bread” dalam bahasa Inggris, adalah jenis roti yang terkenal karena teksturnya yang lembut... selengkapnya
Kotak Donasi – Amal, terbuat dari plat, biasa digunakan untuk menampung donasi, di suatu acara, di minimarket maupun di tempat… selengkapnya
Rp 75.000Loyang Bulat Bongkar Pasang 1 Set Produk terbuat dari alumunium 0.4 mm, bisa dibongkar pasang alas dan sampingnya. Terdiri dari… selengkapnya
Rp 95.000Wajan Mini – Terbuat dari bahan alumunium – Ukuran diamater 16 cm, kedalaman 5 cm – Bisa digunakan untuk… selengkapnya
Rp 12.000Sutil Pengait Kue, gagangnya terbuat dari kayu Produk ini bisa didapatkan langsung melalui website kampungkaleng.com. Kampung Kaleng adalah sentra perajin… selengkapnya
Rp 2.000Strecher Ambulance Spesifikasi Dimensi (P x L x T) : 205x55x90 cm Beban Max : 150kg Siderail: Stainless Steel Konstruksi/Material… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFood Trolley Spesifikasi Dimensi (LxT) : 120x65x120 cm (trolley 12 susun) 85x40x120 cm (trolley 8 susun) Konstruksi/Material : Stainless Steel… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCetakan Tumpeng Tangga Ukuran Besar, terbuat dari alumunium, ketebalan 0.4 cm Ukuran diameter : 27 cm, tinggi : 29… selengkapnya
Rp 55.000Loyang Sekat Ukuran 25 cm. Biasanya digunakan untuk membuat brownies Dilengkapi sekat yang bisa dibongkar pasang Memudahkan untuk membuat kue… selengkapnya
Rp 52.500Loyang untuk roti tiga rasa, terbuat dari alumunium 0.6 mm, ukuran panjang 21, lebar 7 cm dan tinggi 5 cm… selengkapnya
Rp 35.000Celengan Kotak pintu kaca, terbuat dari alumunium yang dicat bagian luarnya, Ukuran 11 x 11 x 13 cm, terdapat pintu… selengkapnya
Rp 26.000







Saat ini belum tersedia komentar.