Aneka Serabi Khas Nusantara
Serabi merupakan makanan tradisional khas Indonesia. Serabi dibuat dengan tiga bahan yakni tepung beras, santan, dan gula. Seiring berjalannya waktu, ada bahan tambahan untuk memperkaya rasa serabi. Tak hanya itu, serabi pun makin menggugah selera dengan aneka topping seperti saus kinca, saus gula merah, keju, suwiran ayam, oncom, meises, hingga potongan buah.
Kudapan bulat dan empuk ini dijuluki pancake khas Indonesia. Anda bisa menikmatinya kapanpun, baik untuk sarapan atau teman minum teh di sore hari.
Secara tradisional, serabi dibuat dengan belanga kecil di atas tungku api. Bahkan untuk mempertahankan tradisi, cara masak serabi seperti ini masih dilakukan hingga sekarang.
Salah satu jajanan pasar yang paling banyak ditemui ketika berkunjung ke tanah Jawa adalah serabi. Makanan yang terbuat dari tepung beras ini juga bisa didapatkan di berbagai daerah lain di antaranya Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Betawi (Jakarta).
Nah kampungkaleng akan membahas aneka serabi yang ada di nusantara nih, sebelum masuk ke pembahasan kita simak dulu yuk asal muasal serabi.
Asal muasal serabi
Meski sangat terkenal di Solo dan sekitarnya, tetapi sebenarnya serabi adalah makanan Sunda. Nama serabi atau surabi sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti ‘besar’. Sejak tahun 1920-an, serabi menjadi jajanan pasar yang cukup terkenal.
Serabi yang masih tradisional umumnya disajikan dengan gula Jawa dan santan. Tetapi, sekarang banyak sekali yang mengembangkan serabi menjadi panganan aneka rasa. Serabi bisa dihidangkan dengan aneka pilihan topping seperti mayonais, ayam, daging, cokelat, dan lain-lain.
Serabi Bandung
Serabi Bandung dimasak dengan tungku tanah liat. Inilah yang menjadikan rasa serabi Bandung berbeda dari serabi lainnya. Konon, kuliner tradisi Jawa Barat tersebut sudah ada sejak 1923. Dalam sejarahnya, serabi berasal dari bahasa sunda yaitu “sura” yang artinya besar.
Serabi sering disebut mirip dengan pancake yang berasal dari Belanda. Jika pancake menggunakan tepung dan telur, adonan serabi dibuat dengan menggunakan tepung terigu, tepung beras, dan santan kelapa.
Ada dua rasa yang dimiliki oleh camilan ini. Pertama serabi manis yang ditambahkan kinca atau gula merah cair. Kedua, serabi asin yang ditaburi oncom di atasnya.
BANDUNGMU.COM – Serabi Bandung dimasak dengan tungku tanah liat. Inilah yang menjadikan rasa serabi Bandung berbeda dari serabi lainnya. Konon, kuliner tradisi Jawa Barat tersebut sudah ada sejak 1923. Dalam sejarahnya, serabi berasal dari bahasa sunda yaitu “sura” yang artinya besar.
Serabi sering disebut mirip dengan pancake yang berasal dari Belanda. Jika pancake menggunakan tepung dan telur, adonan serabi dibuat dengan menggunakan tepung terigu, tepung beras, dan santan kelapa.
Ada dua rasa yang dimiliki oleh camilan ini. Pertama serabi manis yang ditambahkan kinca atau gula merah cair. Kedua, serabi asin yang ditaburi oncom di atasnya.
Sekilas, serabi Bandung mirip dengan serabi Solo. Meski demikian, keduanya berbeda. Serabi Solo biasanya disajikan lebih kering. Proses pembuatannya juga menggunakan tungku baja.
Sementara serabi Bandung memiliki tekstur yang lebih “basah” dan disajikan dengan saus kinca. Bentuk serabi Bandung juga lebih tebal. Proses pemasakannya juga menggunakan tungku.

Serabi Solo
Kalau menilik asal usul serabi, kue khas Solo ini yang paling mendekati bentuk klasiknya. Serabi Solo dibuat dengan tepung beras, gula, garam, dan santan. Perpaduan rasanya lebih legit dari serabi Bandung, sehingga disantap begitu saja pun sudah nikmat. Namun, beberapa orang menambahkan taburan meises, parutan keju, atau kacang supaya makin bercitarasa. Serabi Solo juga punya bentuk unik. Bagian pinggirnya bertekstur garing dengan warna kecoklatan, sedangkan tengahnya cenderung basah dan lembut dengan warna putih. Saat disajikan, kue serabi digulung dalam daun pisang sehingga aromanya makin kuat.
Salah satu serabi solo yang terkenal adalah serabi notosuman. Nama tersebut diambil dari nama jalan notosuman yang sekarang menjadi jalan mohammad yamin. Serabi Notosuman hanya memiliki2 varian rasa yaitu coklat dan original. Serabi notosuman tetap menjual dalam dua rasa demi menjaga identitas dan karakternya.

Serabi Cirebon
Anda penggemar serabi gurih? Jangan lupa mampir ke Cirebon untuk membeli kudapan ini! Serabi atau surabi cirebon dibuat dengan tepung beras, terigu, air, kelapa parut, dan garam. Ketika matang, bentuknya memang mirip serabi Bandung. Tapi, siap-siap bingung memilih taburan gurihnya nih. Ada oncom, telur, tauco, hingga tempe orek. Seperti halnya serabi lain, aneka taburan ini dimasukkan saat proses pemanggangan serabi. Tak perlu takut rasanya mentah atau amis karena taburan ini akan matang bersamaan dengan serabi. Uniknya lagi, serabi gurih ini disantap saat sarapan bersama gorengan tempe, tahu, hingga bakwan. Mantap, kan?

Serabi Jakarta
Jakarta juga punya serabi, lho. Banyak orang lebih mengenalnya sebagai kue ape daripada serabi. Kenampakannya memang mirip serabi Solo, tapi bagian tengah serabi ini lebih kecil, menggembung, dan padat. Kalau serabi Solo identik dengan adonan putih, serabi Jakarta bisa dibuat dengan dua warna yaitu hijau dan putih. Bahan-bahannya terdiri dari terigu, telur, santan, bahan pengembang, dan vanili. Rasanya yang gurih dengan tekstur pinggiran renyah sudah terasa nikmat tanpa taburan. Tak sulit mencari kudapan ini karena penjaja kaki lima banyak menjualnya di sudut-sudut jalan kota.
Nah kampungkaleng bagikan resep membuat serabi nih check dibawah ini:
Cara Mebuat Serabi
Bahan-bahan
Serabi :
- 650 ml santan kekentalan sedang (merasnya pakai air kelapa)
- Daun pandan
- 1/2 sdt garam
- 250 gr tepung beras
- 1 sdm tepung tapioka
- 1 sdt ragi
- 100 gr gula
- 1 butir telur
Siraman :
- 250 ml santan kental
- 1 sdm gula pasir
- 1/2 sdt garam
- Daun pandan
Toping :
- Meses dan keju
Langkah – Langkah :
- Rebus 650ml santan, garam, daun pandan sampai mendidih sambil diaduk terus. Agar santan tidak pecah. Diamkan sampai hangat
- Masukkan ke chopper : tepung beras, tepung tapioka, garam, ragi, telur dan santan yang sudah hangat. Putar chopper sebentar.
- Setelah itu diamkan adonan sekitar 1 jam, agar mengembang
- Masak bahan siraman. Rebus santan kental, gula, garam dan daun pandan sambil diaduk terus sampai mendidih. Setelah mendidih, matian kompor. Namun santan tetap diaduk sebentar untuk mengurangi uapnya dan menghindari santan pecah
- Siapkan wajan untuk serabi. Pastikan wajan dalam kondisi panas maksimal.
- Sepanjutnya masak serabi dengan api kecil. Tuangkan adonan serabi dan ditekan diwajan agar terbentuk renda. Langsung tuang diatasnya bahan siraman. Tutup cetakan. Masak sekitar 3-4 menit. Beri toping sesuai selera
Untuk kamu yang membutuhkan perlengkapan baking dan peralatan dapur, kampungkaleng tersedia berbagai macam peralatan dpur juga baking.
Jangan Lupa kunjungi marketplace kami langsung klik di bawah ini
WEBSITE:
Website: www.kampungkaleng.com
Email: admin@kampungkaleng.com
Instagram: @kampungkaleng
Facebook: Kampung Kaleng
Tags: anek aserabi, aneka serabi, fakata unik serabi, kampung kaleng, macam - macam serabi, serabi, serabi bandung, serabi jakarta, serabi khas nusantara, serabi notosuman, serabi solo, surabi
Aneka Serabi Khas Nusantara
Dalam tradisi lebaran kamu pasti mengenal kue seperti Kastengel, Nastar, Putri Salju, Semprit dan Lidah Kucing. Berbicara soal Lidah Kucing... selengkapnya
Asal Usul Martabak Martabak, makanan yang satu ini sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia, hampir diseluruh penjuru bangsa pasti... selengkapnya
Ide Souvenir Unik untuk Event dan Corporate Gathering yang Berkesan dan Fungsional Dalam setiap acara, baik seminar, workshop, gathering perusahaan,... selengkapnya
Kuliner khas Papua pada umumnya terbuat dari tepung sagu. Hal tersebut dikarenakan melimpahnya pohon sagu yang berada di bumi cendrawasih... selengkapnya
Surat menyurat telah ada selama ribuan tahun dan telah menjadi salah satu bentuk komunikasi tertulis yang paling umum di seluruh... selengkapnya
Loyang brownies sekat adalah alat dapur yang sangat berguna untuk para pembuat kue, terutama untuk membuat brownies. Sekat dalam loyang... selengkapnya
Dekorasi Kafe Vintage Minimalis: Cara Cerdas Bangun Branding yang Ikonik! Di tahun 2026, persaingan bisnis coffee shop nggak lagi cuma... selengkapnya
Entakan martil ke lembaran baja menghasilkan suara nyaring bersautan dari rumah-rumah warga di Kampung Dukuh RT 01 RW 01, Desa... selengkapnya
Kita semua pasti tau dong, sama es cendol atau es dawet. Apalagi kalo minumnya pas siang panas kayak gini, seger... selengkapnya
Roti Maryam, juga dikenal sebagai Roti Canai atau Roti Prata di beberapa tempat, adalah jenis roti yang populer di berbagai... selengkapnya
Loyang Roti Tawar Bandung Bulat Gandeng – Terbuat dari alumunium 0,5 mm – Ukuran loyang 25 x 12 x 12… selengkapnya
Rp 85.000Loyang ukuran 32 x 48 x 2 cm, terbuat dari alumunium 0.5 mm, biasanya dipakai untuk oven gas. loyang brownies,… selengkapnya
Rp 41.000Loyang Bulat Press adalah produk yang dijual dengan ukuran tinggi 4 cm dan diameter 12 cm. Produk ini terbuat dari… selengkapnya
Rp 13.500Cetakan Kue Pie – Soes Aluminium Press (Isi 20 pcs) adalah pilihan tepat untuk membuat berbagai kue mini seperti pie… selengkapnya
*Harga MulaiRp 15.750
Trolley Emergency Spesifikasi Dimensi (LxT) : 60x55x130 cm Konstruksi/Material : Stainless Steel Sheet Finishing : Polishing Roda : 4″ Assesories… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi Produk Kaleng kerupuk mini karakter, ukuran 23 x 23 x 35 cm, diameter 13,5 cm. Bahan Berkualitas: Material utama:… selengkapnya
Rp 125.000Cetakan Kue Keranjang – Dodol Cina – Press tanpa sambungan terbuat dari alumunium press, ketebalan 1 mm. pembuatannya dengan mesin,… selengkapnya
Rp 11.000Loyang pizza custom + tutup, ukuran diameter atas 18 cm, diameter bawah 15,5 cm, dan tinggi 3 cm. terbuat dari… selengkapnya
Rp 43.500Loyang pizza custom + tutup, ukuran diameter atas 23,5 cm, diameter bawah 21,5 cm, dan tinggi 3 cm. terbuat dari… selengkapnya
Rp 60.000cetakan cupcake / bolu hongkong terbuat dari alumunium press, ukuran tinggi 3,5 cm, diameter atas 8 cm, diameter bawah 4… selengkapnya
*Harga MulaiRp 18.000


Saat ini belum tersedia komentar.