google-site-verification=vPNmk_gAkH4QjBYcT5qlXQQihAeYK0QhhybUOmS39S0
Kaleng Kerupuk Mini - Cetakan Kue - Aneka Loyang - Klakat / Kukusan - Kotak Surat - Standing Ashtray - Ember Mini - Peralatan Dapur - Perlengkapan Kantor - Perlengkapan Rumah
Beranda » Artikel » Kembang Goyang, terinspirasi dari pengantin

Kembang Goyang, terinspirasi dari pengantin

Diposting pada 26 Februari 2020 oleh admin | Dilihat: 107 kali

Kue Kembang Goyang adalah salah satu kue tradisional khas Betawi. Nama kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan.

Latar Belakang

Kue kembang goyang Dibuat dari tepung beras. Kue kering ini disebut Kembang Goyang karena ketika akan digoreng cetakan digoyang-goyangkan di atas minyak panas. Seiring perkembangan, kue ini pun mengalami penambahan varian rasa. Beberapa tetes essens frambozen, essens pandan, dan biji wijen sebagai variasi rasa hingga penambahan warna membuat penampilan kembang goyang terlihat begitu menarik. Sebagai kue yang dihidangkan di toples bening, kembang goyang sangat cantik jika ditata dengan apik. Sesuai namanya, kue kembang goyang bentuknya menyerupai bunga atau kembang yang sedang mekar.

Kue Kembang Goyang

Kue renyah ini ternyata terinspirasi dari perhiasan yang dijadikan hiasan sanggul atau konde para pengantin Jawa. Karena bunga yang dipasang di sanggul itu bergerak-gerak atau bergoyang, maka terlihat cantik. Dalam perkembangannya, kembang goyang dibuat dengan berbagai warna dan berbagai varian bentuk cetakan.

Kue Kembang goyang menjadi suguhan khas masyarakat betawi dan biasa disajikan pada saat hari raya Idul Fitri dan acara-acara hajatan. Kue Kembang goyang juga menjadi salah satu kue tradisional nusantara yang disajikan untuk tamu yang bersilaturahmi karena memiliki rasa yang renyah dan gurih. Kue kembang goyang juga dikenal dengan nama kue kembang loyang atau kue loyang di Sumatra. Sementara bagi masyarakat Bali, khususnya pemeluk agama Hindu, biasanya memakai kue kembang goyang ini sebagai salah satu isi sesajian pada hari raya keagamaan, seperti hari raya Nyepi.

Cetakan Kue Kembang Goyang

Pembuatan

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kue kembang goyang ini cukup mudah didapatkan. Diantaranya, telur ayam, gula pasir, tepung beras yang sudah diayak, tepung sagu yang sudah diayak, santan, kelapa, wijen putih, dan minyak goreng. Tahapan pertama yang harus dilakukan adalah mengocok telur ayam bersama gula hingga mengembang. Lalu masukkan tepung beras yang sudah diayak, tepung sagu yang sudah diayak, garam, santan, dan wijen putih. Adonan yang telah dicampur itu diaduk hingga tercampur rata dan licin. Selanjutnya adalah proses penggorengan.  Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak. Lalu celupkan cetakan kembang goyang kedalam adonan jaga jangan sampai permukaan cetakan ikut tertutup adonan. Setelah minyak panas, segera masukkan cetakan yang sudah bersalut adonan ke dalam minyak, tetapi jangan sampai menyentuh dasar wajan. Kemudian, Goreng sambil goyang-goyangkan cetakan hingga adonan terlepas. Setelah adonan berwarna kekuningan, segera angkat dan tiriskan.

 

Bagikan informasi tentang Kembang Goyang, terinspirasi dari pengantin kepada teman atau kerabat Anda.

Kembang Goyang, terinspirasi dari pengantin | Kampung Kaleng

Belum ada komentar untuk Kembang Goyang, terinspirasi dari pengantin

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Popular!
QUICK ORDER
Wajan Crepes

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 180.000
Ready Stock
Rp 180.000
Ready Stock
QUICK ORDER
Cetakan Kue Muffin Ukuran 6 cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 25.000
Ready Stock / KK53
Rp 25.000
Ready Stock / KK53
QUICK ORDER
Botol Minum Bulat

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 35.000
Ready Stock / PR16
Rp 35.000
Ready Stock / PR16
SIDEBAR