Kue Cincin; Lambang Keabadian
Masyarakat Betawi memiliki banyak kuliner tradisional. Kalau kamu pencinta kuliner tradisional, belum lengkap kalau tak mencoba makanan-minuman khas suku yang ada di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya ini. Salah satu kue tradisional khas Betawi yang cukup terkenal yaitu kue cincin. Kue ini juga ditemukan sebagai makanan oleh-oleh, selain ditemukan di acara adat pernikahan atau pada hari-hari raya.
Sebenarnya kue cincin ditemukan dalam khasanan kuliner Sunda. Maka kue ini juga ditemukan di Jawa Barat dan Banten. Di Jawa Barat, kue ini dinamakan sebagai ali agrem, sedangkan di daerah Banten disebut kolong-kolong. Ali dalam bahasa Sunda yaitu cincin, sedangkan kolong berarti bolong atau ruang.

Kue Cincin
Kue cincin disebut-sebut sebagai donat asli Indonesia. Tapi, meskipun memiliki karakteristik bentuk yang sama dengan donut, namun kue cincin ini memiliki ukuran lebih kecil dan hanya tersedia dalam warna coklat saja. Warna tersebut merupakan efek dari penggunaan gula merah yang memang menjadi bahan utama kue basah yang satu ini. Selain itu, bahan dasar lainnya yang terdapat pada kue cincin ini adalah tepung beras dan juga tepung ketan.
Kue cincin dibuat dari baha-bahan sederhana. Berbahan utama tepung beras dan tepung ketan, kemudian dicampur kelapa parut, gula merah, dan gula putih. Adonan campran bahan-bahan ini dibentuk bulat dengan bagian tengah bolong, persis seperti donat namun dengan ukuran kecil.
Pengolahan terakhir kue cincin yaitu memasaknya dengan digoreng. Penggorengan kue cincin menggunakan minyak yang banyak. Adonan dicelupkan langsung ke dalam minyak yang dijaga tidak terlalu panas, dan uniknya dibolak-balik menggunakan lidi yang dicolok di bagian tengahnya yang bolong.
Pada salah satu study yang meneliti komposisi dari camilan asal Jawa Barat ini, ditemukan bahwa Kue Ali Agrem mengandung energi sebesar 440 kilokalori, protein 3,8 gram, karbohidrat 64,5 gram, lemak 18,5 gram, kalsium 27 miligram, fosfor 47 miligram, dan zat besi 2,5 miligram. Selain itu di dalam Kue Ali Agrem juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,13 miligram dan vitamin C 0 miligram.
Bagi masyarakat Betawi, kue cincin bukan sekadar penganan. Kue ini merupakan kuliner wajib dalam acara-acara ada pernikahan. Kue cincin melambangkan ikatan atau keabadian sebagai harapan terhadap kehidupan masa depan pengantin.
Sementara itu, di tempat asalnya kue cincin ini umumnya disajikan pada sebuah pesta pernikahan. Hal ini dikarenakan bentuknya yang bulat dan memiliki lubang di tengahnya digambarkan sebagai lambang keabadian.
Tags: anekacetakankue, anekaloyang, bakery, cetakankue, jualcetakankue, kalengkerupukmini, kampungkaleng, loyangkue, loyangroti, tokocetakankue
Kue Cincin; Lambang Keabadian
Hampers adalah sebuah paket hadiah yang berisi berbagai macam barang, biasanya disusun dengan menarik dalam sebuah kotak, keranjang, atau kemasan... selengkapnya
Menurut beberapa sumber, ada yang menyebut asal kue ini dari Garut, ada pula yang mengatakan kue ini adalah produk asli... selengkapnya
Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Biasanya banyak orang mulai mempersiapkan resep takjil buka puasa, yang akan disajikan setiap harinya.... selengkapnya
Ice bucket, atau ember es, adalah salah satu peralatan rumah tangga yang sering kali dianggap remeh namun memiliki peran penting... selengkapnya
Jaje dalam bahasa Bali artinya adalah kue. Jaje Laklak berarti kue lak-lak. Makanan khas Bali ini bisa dijadikan teman sarapan... selengkapnya
Toples stainless telah menjadi pilihan populer bagi banyak orang yang mengutamakan kepraktisan dan estetika dalam penyimpanan makanan dan barang. Terbuat... selengkapnya
Sejarah awal mula Kue Pukis tidak dapat dipastikan dengan pasti, namun kue ini diyakini telah ada sejak zaman kolonial Belanda... selengkapnya
Roti Sisir, dengan teksturnya yang lembut dan bentuknya yang unik, merupakan salah satu roti tradisional Indonesia yang sangat populer di... selengkapnya
Surat menyurat adalah proses atau kegiatan bertukar pesan atau komunikasi tertulis antara individu, organisasi, atau entitas lainnya melalui surat. Surat... selengkapnya
Tahun Baru Imlek sebentar lagi tiba, banyak aneka olahan makanan di sajikan saat tahun baru tiba, salah satunya kue keranjang... selengkapnya
Loyang Roti John, terbuat dari alumunium Ukuran 20 x 6 x 4 cm Terbuat dari alumunium 0,5 mm Related posts:… selengkapnya
Rp 15.500Cetakan Putu Mayang Stainless Steel – Terbuat dari stainless steel anti karat – Terdiri dari dua ukuran; Ukuran Besar:… selengkapnya
*Harga MulaiRp 15.000
Cetakan Bolu Mini press diameter 12 cm, terbuat dari alumunium press Harga di atas adalah harga satu lusin – 12… selengkapnya
Rp 30.000Loyang Zigzag, biasa digunakan untuk membuat bolu gulung zigzag, terbuat dari alumunium 0,4 mm. Ukuran 30 x 27 x 3,5… selengkapnya
Rp 46.000Kaleng Kerupuk Mini Edisi Ulang Tahun Ukuran 9 x 12 cm, terbuat dari alumunium, dicat pada bagian luarnya, dan dilapis… selengkapnya
Rp 20.000Trolley Linen Stainless Steel Spesifikasi Dimensi (LxT) : 110x65x110 cm Konstruksi/Material : Stainless Steel Sheet Stainless Steel Pipe Finishing :… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi Produk Kaleng kerupuk mini karakter, ukuran 13 x 13 x 15 cm, diameter 10,5 cm. Bahan Berkualitas: Material utama:… selengkapnya
Rp 35.000Pemotong Pizza, terbuat dari stainless. Terdiri dari pegangan dan roda, yang bisa didorong berputar, untuk memotong pizza Ukuran diameter pisau… selengkapnya
Rp 12.000Dandang Baso – Panci Baso – Mie Ayam Terbuat dari stainless steel anti karat Terdapat wadah dalam, yang biasa digunakan… selengkapnya
Rp 225.000Tong Sampah Stainless Ukuran Tinggi 30 cm, diameter 24 cm. Dengan Model Injak, sehingga ketika membuah sampah, hanya cukup dengan… selengkapnya
Rp 275.000




Saat ini belum tersedia komentar.