Membuat Lontong Menggunakan Cetakan
Menjelang hari raya, lontong bisa jadi salah satu menu wajib yang ada di rumah. Salah satunya, dikarenakan hadirnya rendang dan opor ayam sehingga memicu keberadaan lontong sebagai lawan mainnya, wkwk. Bila sebelumnya kita membuat lontong dengan manual, pakai daun pisang atau pakai plastik. Kini, kampung kaleng memberikan salah satu solusi, membuat lontong dengan cetakan.
Kelebihannya lebih praktis, walaupun tetap pakai daun pisang, hehe. Yang jelas, secara bentuk dan ukuran pasti sama semua. Hal ini sangat membantu orang-orang yang berbisnis jualan lontong sayur, lontong opor, lontong balap, dan lontong-lontong yang lainnya.Pertama, ukurannya pasti sama. Lebih sedap dipandang mata dan segar masuk mulut, wkwk. Kedua, dengan menggunakan cetakan, lebih mudah menghitung porsinya, berapa banyak beras yang digunakan, tingkat kekenyalan tekstur lontong dan ketauan kalo nambah, hehe…
Gimana cara bikinnya, yuk kita simak step by step berikut ini, jangan praktek kalo belum punya cetakannya. Ya iyalah, gimana mau praktek? kan ngga punya cetakannya. Syarat penting, punya beras dan punya cetakannya. kompor sama panci bisa pinjem tetangga, kalo ngga malu, wkwk

Cetakan Lontong – Kampung Kaleng
Cuci beras hingga bersih
Sebelum diolah menjadi lontong, beras harus dicuci bersih terlebih dahulu. Anda bisa mencucinya hingga 4-6 kali untuk menghasilkan lontong yang lebih awet. Setelah dicuci, beras bersih bisa langsung digunakan. Tapi, kalau anda menginginkan hasil lontong yang lebih pulen dan rekat, tambahkan 1 sdm air kapur sirih ke beras bersih, kemudian biarkan menyerap selama 30 menit.
Lap daun pisang dengan kain lembap
Walaupun sudah memakai cetakan, anda tetap perlu menggunakan daun pisang untuk melapisi lontong dan memberikan warna hijau yang cantik. Daun pisang yang sudah dibeli, kemudian dilap dengan kain yang lembap supaya sisa-sisa kotoran terangkat.
Sebenarnya, anda bisa menggunakan daun pisang jenis apa saja. Namun, daun pisang batu bisa menjadi pilihan terbaik karena teksturnya lembut, tidak mudah sobek, harum, dan memberikan warna hijau yang cukup pekat.
Daun pisang dipotong persegi, gulung jadi bentuk pipa, dan masukkan ke cetakan
Untuk dapat dimasukkan ke dalam cetakan, daun pisang perlu dipotong-potong menjadi bentuk persegi dulu. Ukurannya bermacam-macam, tergantung panjang cetakan yang anda gunakan. Jika panjang cetakan yang anda gunakan adalah 15 cm, maka daun pisang harus anda potong berbentuk persegi dengan ukuran 15×15 cm.
Setelah dipotong, gulung daun pisang menjadi seperti pipa menggunakan jari saja. Bagian yang licin diletakkan di bagian dalam, ya. Kemudian, masukkan ke dalam cetakan yang sudah disiapkan.
Tutup bagian bawah cetakan dan tuang beras hingga setengah tinggi cetakan
Cetakan lontong silindris ini memiliki 2 buah tutup untuk menutup kedua ujungnya. Setelah daun pisang dimasukkan, tutup salah satu ujungnya. Kemudian, tuang beras ke dalam cetakan. Ingat, hanya sampai setengah tinggi cetakan saja, ya. Setelah terisi setengahnya, tutup ujung cetakan yang satunya.
Rebus lontong dalam posisi berdiri dan terendam air selama 2 jam
Seluruh cetakan lontong yang sudah terisi dan tertutup kemudian ditata dengan posisi berdiri di dalam panci. Mengapa harus dalam posisi berdiri? Supaya beras bisa matang dan padat dengan sempurna, serta supaya mudah diangkat saat sudah matang.
Tuangkan air secukupnya ke dalam panci, sampai seluruh bagian cetakan lontong tertutup dengan air. Jumlah air ini juga harus diperhatikan. Seluruh bagian cetakan lontong harus tertutup air supaya lontong matang dengan merata. Setelah semua siap, rebus lontong selama kurang lebih 2 jam. Kalau menggunakan pressure cooker, anda hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit saja.
Tiriskan lontong dan keluarkan dari cetakan
Setelah direbus selama 2 jam, matikan api dan buang air rebusan secara perlahan sampai habis. Ketika air rebusan dibuang, biarkan lontong berada di dalam panci dulu karena masih cukup panas untuk dipegang. Kalau air rebusan sudah habis, baru angkat lontong pelan-pelan, buka kedua penutupnya, dan tiriskan. Setelah dirasa cukup dingin, keluarkan lontong dari dalam cetakan. Lontong pun siap disajikan bersama rekan-rekannya.
Tags: bakery, bakingtools, buras, cetakan, cetakankue, cetakanlontong, kampungkaleng, kue, lontong
Membuat Lontong Menggunakan Cetakan
Kue mochi adalah makanan tradisional yang berasal dari Jepang, yang telah dikenal dan populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Mochi... selengkapnya
Roti Maryam, juga dikenal sebagai Roti Canai atau Roti Prata di beberapa tempat, adalah jenis roti yang populer di berbagai... selengkapnya
Bento Cake: Kue Mini yang Imut, Lucu, dan Bikin Cuan! Dalam dunia kuliner, tren selalu berubah dan berkembang. Salah satu... selengkapnya
Kemasan Kaleng Custom: Solusi Premium untuk UMKM & Bisnis Kemasan bukan hanya pelindung produk, tetapi juga bagian penting dari strategi... selengkapnya
Pendahuluan: Apa itu Craquelin? Pernahkah Anda menikmati cream puff atau kue sus dan terpukau oleh lapisan renyah di atasnya? Itulah... selengkapnya
1. Pengenalan: Apa Itu Cinnamon Roll? Cinnamon roll adalah roti gulung manis dari adonan ragi yang diisi campuran gula dan... selengkapnya
Kue Spiku, juga dikenal sebagai Lapis Surabaya, adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang populer. Nama “Spiku” adalah singkatan dari... selengkapnya
Akhir tahun adalah momen istimewa yang dirayakan dengan cara unik di berbagai belahan dunia. Setiap negara memiliki tradisi yang mencerminkan... selengkapnya
Kuliner Indonesia cukup beragam, mereka tidak terhindar dari kemiripan. Setuju kan ya? Kadang ketika beli jajan tertentu, kita teringat dengan... selengkapnya
Kebakaran rumah merupakan sebuah bencana yang dapat menyebabkan kerugian material, bahkan hilangnya nyawa. Ada beberapa penyebab umum kebakaran rumah yang... selengkapnya
Loyang Rok Barbie Ukuran Kecil, terbuat dari alumunium Ukuran tinggi 7 cm Diameter 8,5 cm Gambar diatas merupakan perbandingan antara… selengkapnya
Rp 7.500Loyang Pizza Mini diameter 10 cm, terbuat dari alumunium. Baca Juga: Roti Tawar: Menjelajahi Sejarah dan Pembuatannya
Rp 3.000Parutan Keju, dilengkapi dengan wadah dibawahnya, untuk tempat keju yang telah diparut Produk ini bisa didapatkan langsung melalui website… selengkapnya
Rp 8.500Tong Sampah/Asbak / Standing Ashtray, yang terbuat stainless steel, cocok untuk pelengkap di tempat kerja, atau perkantoran. produk asli perajin… selengkapnya
Rp 205.000Loyang Pizza Mini Ukuran diameter 24 cm, terbuat dari alumunium press ketebalan 0.5 mm. Pembelian minimal 6 pcs. Harga diatas… selengkapnya
*Harga MulaiRp 60.000
Loyang Pizza Mini diameter 8 cm, terbuat dari alumunium press 0.5 cm, Minimal pembelian 12 pcs Baca Juga: Kotak Penyimpanan… selengkapnya
Rp 2.000Meja Dapur Stainless 120x80x80 cm – Praktis dan Tahan Lama Meja dapur stainless ukuran 120x80x80 cm cocok untuk dapur rumah… selengkapnya
Rp 1.850.000Loyang Bika Ambon, terbuat dari alumunium Terdiri dari 2 ukuran: – Ukuran 7 x 4 cm – Ukuran 5 x… selengkapnya
Rp 4.000Cetakan Kue Sagon 1 pak isi 20 pcs/1 kodi. Ukuran 6 cm, lebar 3 cm dan tinggi 0,5 cm. terbuat… selengkapnya
*Harga MulaiRp 6.999
Asbak Mini, terbuat dari stainless, diameter 8 cm, tinggi 13 cm. Diatasnya terdapat lubang untuk abu rokok dan disamping… selengkapnya
Rp 19.000
Saat ini belum tersedia komentar.