Dimsum; Sajian Yang Dibuat Sepenuh Hati
Dimsum adalah jenis hidangan yang berasal dari budaya kuliner Tiongkok. Kata “dimsum” sendiri berasal dari bahasa Kanton, yaitu “dim” yang berarti “memberi” dan “sum” yang berarti “hati”. Secara harfiah, “dimsum” dapat diterjemahkan menjadi “memberi hati”.
Asal mula dimsum dapat ditelusuri kembali hingga ribuan tahun yang lalu, hingga masa Dinasti Tang di Tiongkok pada abad ke-7 hingga abad ke-10. Namun, tradisi dimsum seperti yang kita kenal sekarang ini lebih berkembang pada zaman Dinasti Song (960-1279 Masehi) dan Dinasti Ming (1368-1644 Masehi).
Dimsum awalnya tidak hanya sekadar hidangan, tetapi juga dipandang sebagai sarana untuk menghibur tamu serta simbol kebersamaan dan keramahan. Hidangan dimsum biasanya dihidangkan dalam piring-piring kecil atau keranjang bambu yang dikenal sebagai “siu” atau “sao”. Pada awalnya, dimsum lebih banyak disajikan di rumah-rumah teh dan warung-warung kecil.
Seiring berjalannya waktu, tradisi dimsum menjadi semakin populer dan tersebar ke berbagai wilayah di Tiongkok dan di seluruh dunia. Variasi hidangan dimsum pun berkembang, mulai dari dimsum yang direbus, dikukus, hingga digoreng. Dimsum juga dikenal dengan beragam isi, termasuk daging, makanan laut, sayuran, dan pilihan rasa yang beragam.
Tradisi dimsum tetap hidup dan berkembang hingga saat ini. Di berbagai negara, termasuk di luar Tiongkok, dimsum menjadi hidangan yang populer di restoran-restoran Tiongkok dan warung-warung makan. Dimsum juga menjadi bagian penting dari budaya kuliner Tiongkok yang diakui di seluruh dunia.

Dimsum – Kampung Kaleng
Jenis – jenis dimsum
Dimsum adalah kelompok hidangan Tiongkok yang terdiri dari berbagai macam makanan ringan yang biasanya dihidangkan dalam porsi kecil dan diambil dari keranjang bambu atau piring kecil. Berikut adalah beberapa jenis umum dari dimsum:
- Siomay: Siomay adalah dimsum yang terbuat dari campuran daging ikan atau udang yang cincang, dikombinasikan dengan tepung dan rempah-rempah, kemudian dikukus. Siomay biasanya disajikan dengan saus kacang atau saus cabai.
- Hakau (Har Gow): Hakau adalah dimsum yang terkenal berisi udang yang dikukus dalam kulit tipis dari adonan tepung beras. Hakau memiliki tekstur yang kenyal dan rasanya yang gurih.
- Siew Mai: Siew Mai adalah bola daging cincang yang dikombinasikan dengan udang, daging ayam, dan rempah-rempah. Biasanya disajikan dengan telur puyuh di atasnya.
- Bola Udang (Shrimp Balls): Ini adalah bola-bola daging udang yang dibumbui dan digoreng atau dikukus. Bola udang bisa memiliki tekstur yang renyah atau kenyal, tergantung pada cara memasaknya.
- Rolade Tahu (Tofu Skin Rolls): Daging cincang dan sayuran dibungkus dengan kulit tahu yang tipis dan kemudian digoreng. Rolade tahu memiliki rasa gurih dan tekstur yang renyah.
- Pao (Buns): Pao adalah roti kukus berisi berbagai isian, seperti daging babi, ayam, atau kacang merah. Ada dua jenis pao yang umum: “Cha Siu Bao” dengan isian daging babi panggang manis, dan “Dabao” dengan isian beragam.
- Cheong Fun (Rice Rolls): Cheong fun adalah lembaran nasi yang tipis dan kenyal yang dibungkus dengan daging, udang, atau bahan isian lainnya. Biasanya disajikan dengan saus atau saus kacang.
- Lumpia Udang: Lumpia udang adalah gulungan tipis yang diisi dengan udang, sayuran, dan kadang-kadang mie. Lumpia ini bisa digoreng atau dikukus.
- Lobak Goreng (Radish Cake): Lobak goreng adalah adonan berbahan dasar lobak yang dipotong kecil-kecil dan digoreng hingga renyah. Biasanya disajikan dengan saus cabe atau saus manis.
- Bakpao (Steamed Buns): Mirip dengan pao, tetapi bakpao berisi isian yang beragam, termasuk daging, kacang merah, dan lainnya. Bakpao juga bisa memiliki berbagai bentuk dan ukuran.
- Tang Bao: Tang bao adalah bakpao besar berisi kuah dan daging cincang. Saat dimakan, kuahnya meleleh dan memberikan rasa yang kaya.
- Fungzhao (Chicken Feet): Ini adalah kaki ayam yang dimasak dengan saus yang kaya rasa. Meskipun mungkin terdengar tidak biasa bagi beberapa orang, fungzhao adalah hidangan yang populer di beberapa restoran dimsum.
- Lo Mai Gai: Lo mai gai adalah hidangan nasi ketan yang dikukus dengan bahan isian seperti daging ayam, jamur, dan sosis.
- Char Siu Bao: Char siu bao adalah bakpao berisi daging babi panggang manis yang memiliki cita rasa yang lezat dan gurih.
Ini hanya sebagian contoh jenis-jenis dimsum yang ada. Di berbagai restoran dimsum, Anda akan menemukan berbagai pilihan makanan ringan yang menggugah selera dengan rasa dan tekstur yang beragam.

Dimsum Ayam – Kampung Kaleng
Makanan yang mirip dengan dimsum
Berikut adalah beberapa makanan yang mirip dengan dimsum atau memiliki kesamaan dalam hal porsi kecil dan makanan ringan:
- Tempura (Jepang): Tempura adalah hidangan Jepang yang terdiri dari bahan makanan seperti udang, sayuran, atau ikan yang dicelupkan ke dalam adonan tepung dan digoreng hingga renyah. Mirip dengan dimsum, tempura juga dihidangkan dalam porsi kecil.
- Tapas (Spanyol): Tapas adalah hidangan kecil atau makanan ringan dari Spanyol yang biasanya disajikan di bar atau restoran. Ini bisa berupa berbagai hidangan seperti irisan daging, keju, seafood, dan sayuran yang dihidangkan dalam porsi kecil.
- Antipasto (Italia): Antipasto adalah hidangan pembuka tradisional Italia yang terdiri dari berbagai macam hidangan kecil seperti keju, olives, daging dingin, dan lain-lain. Meskipun bukan makanan kecil yang sama dengan dimsum, konsepnya memiliki kesamaan dalam hal makanan ringan.
- Meze (Timur Tengah): Meze adalah serangkaian hidangan ringan yang berasal dari berbagai negara di Timur Tengah dan Mediterania. Ini bisa berupa hidangan seperti hummus, falafel, tabbouleh, dan lain-lain yang dihidangkan dalam porsi kecil dan dimakan bersama.
- Banchan (Korea): Banchan adalah hidangan pendamping tradisional Korea yang terdiri dari berbagai macam hidangan seperti kimchi, sayuran yang diawetkan, tahu, dan lain-lain. Seperti dimsum, banchan juga disajikan dalam porsi kecil.
- Pintxos (Basque): Pintxos adalah hidangan kecil dari wilayah Basque di Spanyol yang mirip dengan tapas. Ini biasanya adalah sepotong roti dengan berbagai topping seperti daging, ikan, sayuran, dan saus.
- Cicchetti (Italia – Venesia): Cicchetti adalah hidangan kecil yang berasal dari Venesia, Italia. Mirip dengan tapas, cicchetti dihidangkan di bar dan mencakup berbagai hidangan ringan.
- Dumpling (berbagai kultur): Meskipun tidak sama persis dengan dimsum, dumpling dari berbagai kultur seperti dumpling Tiongkok, pierogi Polandia, atau ravioli Italia memiliki beberapa kesamaan dalam hal bentuk dan ukuran.
- Small Plates (berbagai masakan): Banyak restoran modern memiliki konsep “small plates” di mana berbagai hidangan kecil dihidangkan untuk dibagi bersama. Ini mirip dengan gaya dimsum di mana berbagai hidangan dihidangkan dalam porsi kecil.
- Sushi (Jepang): Sushi adalah hidangan Jepang yang terdiri dari nasi dan bahan isian seperti ikan, seafood, atau sayuran yang dihidangkan dalam porsi kecil. Meskipun tidak identik dengan dimsum, konsep hidangan kecil dan variasi bahan membuatnya memiliki kesamaan dalam beberapa aspek.
Meskipun ada banyak makanan yang memiliki kesamaan dengan dimsum dalam hal porsi kecil dan makanan ringan, masing-masing dari makanan ini memiliki ciri khas dan citarasa yang unik dari budaya kuliner asalnya.

Dimsum Ayam – Kampung Kaleng
Resep membuat Dimsum
Membuat dimsum memang memerlukan ketelatenan dan sedikit keterampilan, terutama dalam proses membentuk dan mengisi adonan. Berikut adalah resep dasar untuk membuat dimsum yang biasanya diisi dengan udang (Hakau) dan daging cincang (Siew Mai). Anda juga dapat menyesuaikan isian dan jenis dimsum sesuai dengan preferensi Anda.
Bahan-bahan:
- Kulit dimsum (dapat dibeli di toko bahan makanan Asia atau toko online)
- 200 gram udang, dikupas dan cincang halus
- 200 gram daging ayam atau daging babi cincang
- 1 wortel, dipotong dadu kecil
- 2 sendok makan bawang daun, cincang halus
- 1 sendok makan saus kecap
- 1 sendok teh minyak wijen
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh gula
- 1/2 sendok teh tepung maizena
- Daun bawang untuk hiasan
Langkah-langkah:
- Persiapan Bahan:
- Campur daging cincang, udang cincang, wortel, bawang daun, saus kecap, minyak wijen, garam, merica, gula, dan tepung maizena dalam mangkuk besar. Aduk rata hingga semua bahan tercampur dengan baik.
- Penyusunan Dimsum:
- Siapkan lembaran kulit dimsum di permukaan datar.
- Ambil sekitar satu sendok teh adonan isian dan letakkan di tengah kulit dimsum.
- Pembentukan Dimsum:
- Lipat kulit dimsum menjadi setengah lingkaran dan tekan tepiannya untuk menutup isian.
- Anda bisa membentuknya menjadi berbagai bentuk seperti setengah lingkaran terbuka (Hakau) atau bentuk bola (Siew Mai).
- Pengukusan:
- Letakkan dimsum yang telah dibentuk di dalam kukusan yang sudah dipanaskan.
- Kukus dimsum selama sekitar 8-10 menit atau hingga kulitnya matang dan adonan isian matang.
- Penyajian:
- Angkat dimsum dari kukusan dan letakkan di piring saji.
- Hias dengan potongan daun bawang di atasnya.
- Dimsum siap disajikan dengan saus sesuai selera, seperti saus cabai atau saus kacang.
Anda bisa bereksperimen dengan bahan isian dan bentuk dimsum yang berbeda sesuai dengan preferensi dan kreativitas Anda. Ingatlah bahwa membuat dimsum bisa memerlukan sedikit latihan untuk menguasai teknik membentuknya dengan rapi. Semakin Anda melakukannya, semakin mahir Anda akan menjadi dalam membuat hidangan yang lezat ini.
Membuat Dimsum Yang Berbeda
Untuk membuat dimsum yang paling enak dan berbeda dari yang lain, Anda dapat mencoba variasi dalam bahan isian, rasa, dan tampilan. Berikut adalah beberapa ide untuk membuat dimsum yang istimewa:
- Bahan Isian Kreatif:
- Coba kombinasi bahan isian yang tidak lazim, seperti daging bebek, seafood langka, atau campuran jamur eksotis.
- Gabungkan beberapa jenis daging, misalnya udang dengan daging ayam atau daging babi untuk memberikan rasa yang lebih kompleks.
- Tambahkan bahan isian unik seperti foie gras, truffle, atau bahan-bahan premium lainnya untuk memberikan dimsum cita rasa mewah.
- Rempah-Rempah dan Bumbu Khusus:
- Gunakan rempah-rempah dan bumbu yang tidak biasa, seperti rempah-rempah khas wilayah tertentu atau bumbu-bumbu tradisional yang tidak umum.
- Eksperimen dengan bumbu internasional, seperti bumbu Thai, India, atau Korea, untuk memberikan dimsum citarasa global.
- Tampilan yang Unik:
- Cobalah membentuk dimsum dengan bentuk dan tampilan yang kreatif, seperti hewan-hewan lucu, bunga, atau karakter yang disukai.
- Gunakan warna alami dari bahan-bahan seperti wortel, bayam, atau beetroot untuk memberikan dimsum tampilan yang menarik.
- Isian Buah dan Manis:
- Coba variasi isian buah seperti mangga, nanas, atau kiwi yang akan memberikan dimsum rasa manis dan segar.
- Gunakan gula gula gula kelapa atau gula jawa dalam adonan isian untuk memberikan sentuhan tradisional.
- Dimsum Berkuah:
- Buat dimsum berkuah dengan menggabungkan daging cincang dan kaldu lezat di dalam adonan. Ini akan memberikan dimsum aroma dan rasa yang kaya.
- Tekstur yang Beragam:
- Tambahkan tekstur yang beragam dalam dimsum, seperti kacang-kacangan renyah, keripik sayuran, atau kraker dalam adonan.
- Presentasi yang Menarik:
- Sajikan dimsum dengan pilihan saus unik atau saus khas yang akan menambah cita rasa dan menarik perhatian pelanggan.
- Tampilkan dimsum di piring atau alat saji yang kreatif dan unik untuk memberikan kesan visual yang menarik.
- Menu Tematik:
- Buat menu dimsum dengan tema tertentu, misalnya dimsum dengan cita rasa musim panas atau tema festival khusus.
Ingatlah bahwa eksperimen dan kreativitas adalah kunci untuk menciptakan dimsum yang istimewa dan berbeda dari yang lain. Cobalah berbagai ide, lakukan uji coba, dan pastikan Anda tetap menjaga kualitas dan cita rasa produk Anda. Mendengarkan umpan balik dari pelanggan juga akan membantu Anda memperbaiki dan mengembangkan produk yang lebih baik lagi.

Kukusan Dimsum – Kampung Kaleng
Tips Memilih Kukusan Dimsum
Memilih kukusan yang tepat adalah penting untuk memastikan dimsum Anda matang dengan baik dan memiliki tekstur yang lezat. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih kukusan dimsum yang baik:
- Ukuran yang Sesuai: Pilih kukusan yang memiliki ukuran yang sesuai dengan jumlah dimsum yang akan Anda kukus. Jangan terlalu besar atau terlalu kecil sehingga dimsum bisa teratur dan matang secara merata.
- Bahan Berkualitas: Pilih kukusan yang terbuat dari bahan berkualitas, seperti bambu atau stainless steel. Kukusan bambu memberikan hasil kukusan yang lebih tradisional dan khas, sementara kukusan stainless steel lebih tahan lama dan mudah dibersihkan.
- Keranjang yang Dilengkapi: Pastikan kukusan memiliki keranjang yang cukup untuk menampung semua dimsum yang akan Anda kukus. Beberapa kukusan dilengkapi dengan beberapa lapisan keranjang yang dapat digunakan bersamaan.
- Tutup yang Pas: Pastikan tutup kukusan pas dengan baik dan dapat menutup rapat. Tutup yang rapat akan membantu menjaga uap panas agar tidak keluar dan mempercepat proses pemasakan.
- Ventilasi yang Cukup: Memiliki ventilasi atau lubang-lubang di tutup kukusan membantu mengeluarkan uap berlebih dan mencegah terjadinya kondensasi yang bisa merusak tekstur dimsum.
- Kemudahan Penggunaan: Pilih kukusan yang mudah digunakan dan memiliki fitur-fitur yang memudahkan, seperti pegangan yang nyaman dan tutup yang dapat dibuka dan ditutup dengan mudah.
- Perawatan dan Kebersihan: Pastikan kukusan mudah dibersihkan dan dirawat. Kukusan bambu perlu dirawat dengan hati-hati agar tidak berjamur atau rusak.
- Bentuk yang Cocok: Pilih kukusan dengan bentuk yang sesuai dengan bentuk dimsum yang ingin Anda buat. Misalnya, jika Anda ingin membuat dimsum berbentuk bulat, pilih kukusan dengan bentuk yang memadai.
- Cocok dengan Alat Pengukus: Pastikan kukusan Anda cocok dengan alat pengukus yang Anda miliki, seperti panci atau wajan pengukus.
- Cek Kondisi: Sebelum membeli atau menggunakan kukusan, periksa kondisinya dengan teliti. Pastikan tidak ada bagian yang rusak atau patah yang bisa memengaruhi proses pengukusan.
Memilih kukusan yang tepat adalah langkah penting untuk menghasilkan dimsum yang sempurna. Jika memungkinkan, cobalah untuk melihat langsung dan memegang kukusan sebelum membeli untuk memastikan Anda mendapatkan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.
Peluang Bisnis Berjualan Dimsum
- Pasar dan Permintaan: Lakukan riset pasar untuk memahami permintaan dimsum di daerah Anda. Apakah ada pasar yang cukup besar untuk dimsum? Apakah ada kompetitor lain di wilayah Anda? Memahami pasar dan permintaan akan membantu Anda merencanakan strategi pemasaran yang tepat.
- Kualitas dan Keunikan: Pastikan dimsum yang Anda tawarkan memiliki kualitas yang baik dan keunikan dalam cita rasa atau tampilan. Kualitas makanan adalah hal yang sangat penting dalam bisnis kuliner.
- Rencana Bisnis: Buat rencana bisnis yang mencakup tujuan, strategi pemasaran, analisis pesaing, proyeksi pendapatan dan biaya, serta strategi pengembangan bisnis di masa depan.
- Lisensi dan Izin: Pastikan Anda memiliki izin dan lisensi yang diperlukan untuk berjualan makanan. Ini bisa mencakup izin usaha, izin kesehatan, dan lain-lain.
- Suplai Bahan Baku: Pastikan Anda memiliki akses terhadap bahan baku yang berkualitas dan segar untuk membuat dimsum. Ini penting untuk menjaga kualitas produk Anda.
- Tempat Produksi: Tentukan tempat di mana Anda akan memproduksi dimsum. Anda bisa memilih untuk memproduksi sendiri atau bekerja sama dengan produsen makanan lain.
- Pemasaran: Buat strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau pelanggan potensial. Ini bisa melalui media sosial, website, pameran makanan, atau bekerja sama dengan restoran atau toko makanan lain.
- Harga dan Margin Keuntungan: Tetapkan harga yang kompetitif dan sesuai dengan nilai produk Anda. Ingatlah untuk mempertimbangkan biaya produksi, bahan baku, upah, dan margin keuntungan yang wajar.
- Pengiriman dan Penyajian: Pertimbangkan apakah Anda akan menjual langsung kepada pelanggan atau bekerja sama dengan layanan pengiriman makanan. Pengemasan yang baik juga penting untuk menjaga kualitas dimsum saat pengiriman.
- Pelatihan dan Keahlian: Pastikan Anda memiliki pengetahuan tentang pembuatan dimsum dan teknik memasak yang tepat. Pelatihan atau kursus kuliner bisa membantu Anda mengasah keahlian ini.
- Kebersihan dan Kualitas: Menjaga standar kebersihan dan kualitas sangat penting dalam bisnis makanan. Pastikan area produksi dan peralatan selalu bersih dan higienis.
Bisnis berjualan dimsum memiliki potensi yang baik, terutama jika Anda dapat memberikan produk berkualitas dan layanan yang memuaskan pelanggan. Namun, persaingan dalam industri kuliner juga bisa ketat, jadi persiapkan diri Anda dengan baik sebelum memulai.
Kampung Kaleng adalah sentra perajin logam yang berada di Bogor. Banyaknya warga yang berprofesi sebagai perajin logam, menjadikan daerah ini salah satu UMKM unggulan Kabupaten Bogor. Logam dalam bahasa citeureup, sering disebut dengan “kaleng”. Sehingga apapun jenis logam, alumunium, stainless, galvalum, disebut “kaleng”. Tak heran bila media yang meliput, kemudian menyebut daerah ini menjadi Kampung Kaleng.
klakat kukusan, klakat kukusan kotak, harga klakat 40×40, kukusan dimsum bambu, harga klakat ukuran 45, kukusan klakat, harga klakat kukusan kue, kukusan bambu dimsum, harga klakat, harga klakat ukuran 35, klakat bambu dimsum, klakat dimsum besar, klakat siomay, klakat kukusan bulat, kukusan dimsum bambu besar, klakat bambu 40 cm, klakat dimsum bambu, klakat kukusan kue, klakat kukusan bambu, harga kukusan bambu dimsum, klakat susun 3, ukuran klakat kukusan kue, cara memakai klakat kukusan, klakat dimsum kecil, ukuran klakat dimsum, klakat kukus, harga kukusan klakat, harga klakat bambu, klakat kotak, harga klakat kukusan, klakat bulat, cara menggunakan kukusan klakat, klakat besar, harga klakat kotak, klakat bakpao, klakat 40×40, harga klakat bambu dimsum, harga klakat ukuran 40, klakat persegi, klakat segi empat
Tags: harga klakat, harga klakat 40x40, harga klakat kotak, harga klakat kukusan, harga klakat kukusan kue, harga klakat ukuran 35, harga klakat ukuran 40, harga klakat ukuran 45, harga kukusan klakat, klakat 40x40, klakat bakpao, klakat bambu 40 cm, klakat besar, klakat bulat, klakat dimsum besar, klakat dimsum kecil, klakat kotak, klakat kukus, klakat kukusan, klakat kukusan bulat, klakat kukusan kotak, klakat kukusan kue, klakat persegi, klakat segi empat, klakat siomay, klakat susun 3, kukusan klakat, ukuran klakat dimsum, ukuran klakat kukusan kue
Dimsum; Sajian Yang Dibuat Sepenuh Hati
Kue surabi atau serabi digemari oleh para food traveler. Kue tradisional ini ternyata sudah ada sejak tahun 1923. Kata surabi... selengkapnya
Kue Kembang Goyang adalah salah satu kue tradisional khas Betawi. Nama kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga... selengkapnya
Memasak dengan cara dibakar adalah metode memasak yang sangat kuno dan telah digunakan oleh manusia sejak zaman prasejarah. Ini adalah... selengkapnya
Ide Hampers Lebaran yang Mulai Banyak Dicari Menjelang Ramadan dan Lebaran, tren hampers biasanya mulai meningkat cukup signifikan. Banyak pelaku... selengkapnya
Kue cincin khas Betawi adalah salah satu jenis kue tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Betawi, yaitu daerah asal suku... selengkapnya
Sejarah pengiriman barang atau logistik dapat ditelusuri kembali hingga zaman kuno. Berikut adalah beberapa titik penting dalam sejarah awal mula... selengkapnya
Minuman dingin telah ada dalam berbagai bentuk dan budaya sepanjang sejarah, walaupun metode dan penyajiannya mungkin berbeda dari apa yang... selengkapnya
Desa Pasirmukti, khususnya Kampung Kaleng, telah berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan bagi banyak organisasi dan instansi yang ingin melakukan... selengkapnya
Squid Game (Hangul: 오징어게임; RR: Ojing-eo Geim) adalah serial drama survival melalui televisi internet asal Korea Selatan yang ditulis dan disutradarai oleh... selengkapnya
Ulang tahun adalah hari yang menandai tahun baru dalam kehidupan seseorang. Setiap tahun, pada tanggal yang sama ketika seseorang lahir,... selengkapnya
Loyang Roti Baguette, terbuat dari bahan alumunium 1 mm, biasa digunakan untuk membuat roti baguette. Terdapat dua varian ukuran: ukuran… selengkapnya
*Harga MulaiRp 175.000
Klakat / Kukusan Ukuran 40 cm, Terbuat dari stainless steel, ukuran panjang 40 cm, lebar 40 cm, terdiri dari tutup,… selengkapnya
Rp 403.200Roaster – Panggangan Serba Guna, cara menggunakannya dengan diletakkan di atas kompor (gas/minyak), dengan sebelumnya diisi air terlebih dahulu. Diameter… selengkapnya
Rp 60.000Kaleng Kerupuk Mini Ukuran 7 x 7 x 9 cm Produk terbuat dari alumunium (anti karat), yang dibuat secara handmade,… selengkapnya
Rp 12.000Ember Stainless Bucket Minuman, yang terbuat dari stainless steel anti karat ketebalan 0,4 mm. Biasa digunakan sebagai tempat atau wadah… selengkapnya
Rp 85.000Ember Mini ukuran 14 cm, terbuat dari alumunium. tinggi 14 cm, diameter atas 12 cm, diameter bawah 9 cm, polos… selengkapnya
Rp 25.000Cetakan Tumpeng Tangga Ukuran Besar, terbuat dari alumunium, ketebalan 0.4 cm Ukuran diameter : 27 cm, tinggi : 29… selengkapnya
Rp 55.000Teko atau Ceret kopi tradisional, terbuat dari stainless (anti karat), bisa juga digunakan untuk membuat minuman Thai Tea, Teh Tarik… selengkapnya
*Harga MulaiRp 100.000
Bed Pasien [1 crank ABS] Spesifikasi Konstruksi/Material : Plat besi tbl 0.8 mm Holow [] 60x30x1mm Siderail : Alumunium Foot… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTrolley 2 Tahap + Laci Stainless Steel Spesifikasi Dimensi (LxT) : 60x40x80 cm Konstruksi/Material : Stainless Steel Sheet tbl 0,8… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.